Rupanya, 4 Kebiasaan Sepele Ini Merusak Motor.

Rupanya, 4 Kebiasaan Sepele Ini Merusak Motor.
courtesy wikimedia commons

Rupanya, 4 Kebiasaan Sepele Ini Merusak Motor.

Sepeda motor adalah opsi yang pas bagi Anda yang tidak mau terjabak kemacetan di kota besar. Biayanya relatif murah dan juga irit bahan bakar.

Motor memang menjadi opsi terbaik untuk menembus kemacetan. Sayangnya, banyak pemiliknya memakai kendaraannya tanpa menyadari kekeliruan yang kerap dilakukan.

Berikut ini rincian kekeliruan-kekeliruan yang kerap kali dilakukan oleh pengendara motor.

1. Menunda isi angin ban

Ban terasa aneh, motor bahkan tak jarang kurang stabil ketika melaju pada kecepatan tinggi. Umumnya, hal ini diakibatkan kurangnya tekanan angin pada ban. Ban kurang angin dapat membikin permukaannya terkoyak dan pelek bengkok.

2. Menggunakan bensin oplosan

Umumnya ini dilakukan oleh orang-orang yang mau berhemat. Hal ini disebabkan oleh bensin oplosan bukanlah bensin murni dan telah dioplos dengan bahan lain.

Apabila terus menggunakan bensin ini, mesin motor akan rusak dan memunculkan korosi. Lebih bagus Anda mengeluarkan uang berlebih untuk membeli bensin di SPBU supaya motor tetap awet.

3. Mencuci Motor di bawah cahaya mentari

Kebanyakan orang mencuci motornya di bawah terik sang surya dengan tujuan motor lekas kering. Tetapi hal ini rupanya salah besar.

Cuci motor di bawah terik mentari dapat menyebabkan warna bodi motor belang. Apalagi, Anda memakai sabun yang bukan untuk khusus motor.

4. Memakai sparepart tak orisinil

Si penjual malahan tak jarang mengklaim sparepart KW tak jauh beda kualitasnya dengan sparepart orisinil. Tidak disadari, motor dapat lebih gampang rusak. Anda dapat lebih banyak mengeluarkan uang untuk pembetulan.

Related Posts:

Segera Ganti Ban, Apabila Tanda-Tanda Ini Muncul.

Segera Ganti Ban, Apabila Tanda-Tanda Ini Muncul.
courtesy pxhere.com

Segera Ganti Ban, Apabila Tanda-Tanda Ini Muncul.

Sebagai satu-satunya bagian pada kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, keadaan ban mesti betul-betul dicermati. Pasalnya, komponen ini menentukan keamanan dan kenyaman Anda dalam berkendara.

Berbeda dengan sebagian besar komponen kendaraan bermotor, ban mesti diganti jika dibutuhkan. Kemudian, kapan saat yang tepat untuk ganti ban?

Berikut, ciri-ciri ban mesti segera diganti seperti dilansir dari situs resmi Suzuki Indonesia:

1. Ban telah berumur diatas 3 tahun

Ban mobil terbuat dari karet yang elastis. Kelenturan tersebut sudah pasti akan terus berubah seiring waktu. Lama-kelamaan, karet akan semakin berkurang tingkat elastisitasnya, sampai akhirnya menjadi getas karena telah kehilangan kelenturan sama sekali.

Usia proporsional untuk ban, ialah 3 tiga tahun. Jadi, segeralah mengganti ban setelah melampaui periode tersebut, biarpun kembangannya masih tebal karena mobil jarang digunakan.

2. Jarak tempuh sudah 40 ribu Km

Walaupun belum sampai tiga tahun usia pakai, ban juga disarankan untuk diganti jika jarak tempuhnya telah mencapai 40 ribu kilometer. Contoh, karena mobil Anda sering dipakai perjalanan jauh, dalam 2 tahun telah mencapai 50 ribu km.

3. Ketebalan Telapak Ban Sudah Mencapai Batas TWI

Ban mobil terdapat indikator TWI (Tread Wear Indicator). TWI adalah batas keausan ban yang diizinkan untuk tetap dipakai, dan jika kembangan ban telah menyentuh segitiga TWI, maka ban sudah mesti segera diganti.

Ada dua posisi indikator TWI pada ban, yakni di bagian tepi ban dan di tengah telapak ban. Untuk di tepi, akan terlihat segitiga kecil di area bawah kembangan ban, sedangkan yang di tengah telapak ban berupa tonjolan yang tak sampai setinggi kembang ban.

4. Ban gundul

Selain beberapa kondisi diatas yang bersifat standar umum dari produsen ban, ada satu lagi kondisi yang mengakibatkan ban harus segera diganti, yaitu ban gundul. Ban gundul biarpun hanya di tengah, sedangkan di sisi tepi kembangnya masih bagus, ada baiknya ban harus diganti.

Tidak usah menunggu bagian lain ban gundul semua baru diganti, karena dapat berisiko pada keselamatan Anda dalam berkendara.

5. Ban ada benjolan

Benjolan pada ban juga tanda ban harus secepatnya diganti. Benjolan pada ban merupakan pertanda adanya anyaman benang atau kawat penguat konstruksi ban yang putus.

Jika sudah terjadi benjolan, itu artinya kekuatan ban sudah tidak lagi sama. Ban akan lebih gampang pecah karena ada beberapa bagian ban yang tidak lagi kuat menahan tekanan udara.

Related Posts: