Trik jahat menambahkan garam ke oli mesin telah ada sejak lama.

Trik jahat menambahkan garam ke oli mesin telah ada sejak lama.

Trik jahat menambahkan garam ke oli mesin telah ada sejak lama.


Viral di medsos seorang pemotor yang mesin motornya dikerjai orang dengan memasukkan garam. Padahal garam sangat berbahaya untuk mesin karena dapat menyebabkan dalaman mesin baret.

Technical Service Department PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Starno mengatakan penambahan garam pada oli mesin sudah dikenal sejak lama. Ini adalah pekerjaan orang jahat karena garam sebenarnya adalah salah satu mesin paling merusak, sebenarnya ada banyak hal yang dapat Anda gunakan untuk menjahili orang, bukan hanya garam. Yang biasa digunakan adalah malam untuk membatik, kecap, atau sirup. Tapi yang paling berbahaya adalah garam. “Sebenarnya saya melihatnya karena saya sedang di bengkel, dan malam itu seseorang suka memberi saya lilin untuk batik atau malam, dan ada juga kecap, sirup, dll,” katanya.

"Namun yang paling ganas adalah garam. Apabila garam sudah hampir seluruhnya rusak. Bearing di crankshaft telah pasti di poros engkol rusak. Namun bila kecap, atau sirup mesin jadi berat, rusak namun tak separah garam," kata Endro. Apabila garam telah masuk ke oli mesin maka pemilik bagusnya harus bongkar mesin jangan cuma mengganti oli. Karena dikhawatirkan masih ada sisa garam yang mengendap atau tersisa di dalam mesin. "Dapat dibilang segala yang berhubungan dengan sirkulasi oli patut dicek lagi. Namun hampir rata-rata mengalami ke ausan," katanya.

Oli Tak Sesuai Spesifikasi

Oli adalah salah satu komponen penting yang dibutuhkan oleh mesin kendaraan bermotor. Beredar banyak di pasaran berbagai ragam dan merek pelumas untuk kendaraan beroda empat atau sepeda motor. Untuk dikala ini ada dua macam pelumas yang tersedia di pasaran, ada oli mesin untuk motor matik dan oli mesin untuk motor manual. Keduanya dibedakan dengan kode JASO yang tertera pada kemasan pelumas.

Lalu, bagaimana seandainya oli motor manual diterapkan ke sepeda motor matik? Berdasarkan Technical Service Division PT Astra Honda Motor Endro Sutarno penggantian oli mesin lebih bagus dicocokan dengan spesifikasi mesinnya. Motor matik ya gunakan pelumas untuk motor matik sedang motor manual memakai pelumas motor manual. "Alangkah bagusnya penggantian oli disesuaikan dengan spesifikasinya, misal motor matik memakai pelumas dengan SAE 10W30 JASO MB, dan untuk motor manual dan sport memakai pelumas dengan SAE 10W30 JASO MA," kata Endro.

JASO atau Japan Automobile Standard Organization adalah institusi di Jepang yang menjalankan uji dan cek mutu pelumas mesin kendaraan. Kode JASO MA diterapkan untuk motor dengan kopling basah, sementara JASO MB diaplikasikan untuk sepeda motor dengan kopling kering seperti skutik.

Endro menerangkan kekeliruan pemakaian oli mesin akan mengakibatkan beberapa hal, dari yang ringan dan dapat hingga merusak mesin. Berikut merupakan efek yang akan terjadi {apabila salah mengaplikasikan oli mesin sepeda motor yang tak cocok spesifikasinya.

Pertama, kinerja mesin akan menurun, hal ini terjadi sebab pelumasan pada komponen dalam mesin tak maksimal sehingga performa mesin juga tak optimal.

Kedua, konsumsi bahan bakar akan kian boros. Sebab kerja mesin tak maksimal, tentu saja mesin akan bekerja lebih keras dari lazimnya. Konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan juga kian banyak dan bikin mesin juga akan lebih cepat panas.

Ketiga, bisa merusak komponen dalam mesin, pelumasan yang tak maksimal akan bikin friksidi mesin terjadi secara langsung. Hal ini bisa merusak bagian mesin lebih cepat.


Related Posts: