Tips Membersihkan 3 Jenis Rantai Motor di Rumah.

Tips Membersihkan 3 Jenis Rantai Motor di Rumah.
courtesy pixabay

Tips Membersihkan 3 Jenis Rantai Motor di Rumah.

Berfungsi dalam meneruskan tenaga yang disalurkan dari mesin lewat transmisi ke roda belakang, rantai menjadi salah satu sparepart yang perlu mendapat perawatan rutin.

Jika jarang dirawat, rantai motor akan cepat kering dan kendur. Selain itu, suara berisik dan mengganggu akan muncul begitu saja. Rantai motor yang kendur juga mempengaruhi tarikan (akselerasi) motor jadi kurang spontan.

Rantai motor perlu dirawat dengan cara yang betul. Ada beberapa langkah dalam membersihkan dan melumasi rantai motor, berikut ini pemaparannya.

Pertama kali yang perlu dilakukan saat akan membersihkan rantai motor adalah mengetahui jenis rantai yang dipakai. Rantai motor sendiri dibagi menjadi 3 tipe, yaitu rantai biasa (motor bebek), rantai jenis o-ring (motor sport cc kecil) dan rantai x-ring (motor sport cc besar begitu pula dengan motoGP).

Tiap Tipe Beda Cara Membersihkan

Untuk rantai biasa, proses pembersihannya relatif lebih gampang karena jenis ini terdiri dari logam-logam yang saling bertautan.

Sementara untuk rantai tipe o-ring dan x-ring, pembersihan harus lebih berhati-hati karena jenis ini menggunakan material karet untuk menghubungkan antar mata rantai.

Langkah kedua yang musti dilakukan adalah memposisikan motor secara tegak menggunakan standar tengah. Apabila motor tidak memiliki standar tengah, bisa memakai paddock.

Cek Mata Rantai

Setelah itu, cek rantai motor dan sprocket gear. Beberapa detail yang harus diperiksa adalah tingkat keausan mata rantai.

Cara gampang mengeceknya ialah dengan menggoyangkan rantai ke kanan-kiri dan menariknya ke belakang. Apabila rantai sangat kendur, artinya sudah mulai aus.

Selain rantai, yang harus diperiksa ialah sprocket gear. Bila komponen ini aus bisa terlihat dari ciri-ciri mata gir yang mulai menajam. Jika ingin mengganti, disarankan mengganti rantai dan gir sekalian.

Related Posts:

Beda fungsi peredam kejut (shockbreaker) tabung atas dan bawah

Beda fungsi peredam kejut (shockbreaker) tabung atas dan bawah
courtesy bukalapak


Beda fungsi peredam kejut (shockbreaker) tabung atas dan bawah

Peredam kejut atau Shockbreaker pada bagian ban belakang motor yang memakai tabung memang sudah populer sejak beberapa tahun yang lalu, makin berkembangnya teknologi saat ini per shockbreaker tabung memiliki dua model, yaitu model tabung atas dan tabungnya yang berada di bawah.

Fungsi dari tabung tersebut juga bermacam-macam ada yang untuk menampung oli, dan juga ada yang menampung gas nitrogen. Keuntungan jika memakai shockbreaker tabung adalah, akan lebih membantu dalam melakukan redaman pada saat melewati jalan bergelombang/ berlubang/ rusak.

Apabila melihat fungsi dari shockbreaker  model tabung atas dan model berada di bawah itu sudah jelas berbeda fungsinya, perbedaan itu berasal dari adjust kompresi pada model shockbreaker tabung atas dan juga reborn yang dimiliki dari shockbreaker tabung bawah.

Adjust kompresi itu untuk tekanan, kalau untuk reborn itu untuk cepat lambat balik per-nya itu. Jadi, balik lagi pada pemotor mereka harus mengetahui kondisi jalanan yang mereka mau lewati itu seperti apa dan cocok dengan peredam kejut yang mana.

Selanjutnya,  jika dilihat kecocokan shockbreaker tabung yang memiliki posisi di bawah cocok untuk kegiatan sehari-hari atau pemakaian yang dilakukan terus menerus seperti untuk kerja. Kalau yang posisi atas itu biasanya mereka pakai untuk touring, sensasi saat melakukan cornering itu terasa banget dan untuk balapan juga enak.

Cek Harga/ Beli

Related Posts: